Home Home Theater Desain Interior Home Theater

Desain Interior Home Theater

by Teguh Yulianto Setiabudi
Desain Home Theater Sederhana

Yang pada hobby nonton film di bioskop, pasti sering merhatiin tuh tata suaranya, menggelegar. Mungkin karena keseringan nonton dan mesti ngeluarin harga tiket yang ga murah, agan agan semua kalo ada yang terinspirasi mau bikin home theater sendiri dirumah juga bisa. Yang jelas, kalo punya home theater sendiri, selain bisa untuk menyalurkan hobby nonton, bisa juga tuh buat dikomersilkan dengan segmen khusus teman teman dekat. Ada banyak lho contoh desain interior home theater, mulai dari yang bentuknya bagus dan keren habis, home theater sederhana, atau apalah, yang penting sesuai dengan yang agan semua butuhin.

Interior dengan Warna gelap

Pada kebanyakan sebuah home theater interior, penggunaan warna yang gelap memang dianjurkan. Hal ini untuk mendukun tampilan layar ketika film sedang diputar. Beberapa warna gelap dengan gradasi warna tersebut misalnya hitam, biru tua, dan merah. Atau rekan rekan semua bisa milih sendiri warna lainnya sesuai selera. Disampin itu, untuk mendapatkan desain interior sebuah home theater yang nyaman, kombinasi dan perpaduan warna juga bisa dilakukan. Seperti halnya pada gambar dan photo yang disajikan. Disini terdapat dua kombinasi warna dindin ruangan, yaitu warna krem dan merah tua. Adanya kombinasi warna tentunya bertujuan agar tampilan interiornya tidak monoton.

Konsep unik Home Theater

Mengapa dikatakan unik konsepnya? Jika dilihat dari gambar dibawah, beberapa aksesoris yang ada di dalamnya sepertinya kurang umum, contoh misalnya dinding yang ada dibawah layar dan juga beberapa buah bantal duduk dengan bentuk yang unik. Selain itu, seperti biasanya, sebuah desain interior home theater banyak yang menggunakan warna interior dengan gradasi gelap, akan tetapi untuk model yang satu ini tidak demikian. Lihatlah pada warna dindingnya. Lebih cenderung menggunakan warna yang cerah, abu abu misalnya. Apakah ketika lampu dimatikan, nuansa gelap akan benar benar maksimal, sehingga tampilan layar bisa terlihat jelas atau tidak.

Corak Natural dingin Home Theater

Nah, kalo pada contoh desain yang satu ini, desainer interior untuk home theater sepertinya ingin mengkombinasikan konsep yang natural pada beberapa bagian. Bisa dilihat dari dinding yang ada di sekitar layar. Disitu, penggunaan motif dan corak kayu misalnya. Dan juga beberapa dinding yang ada list nya, yaitu berupa corak kayu seperti pada bagian layar. Jika pada beberapa desain sebelumnya, sebuah desain interior pada home theater tidak menyertakan filling cabinet, berbeda dengan interior yan satu ini, dimana pada bagian bawah layar terdapat cabinet untuk menyimpan barang barang yang dirasa penting, misalnya sound audio, tempat makanan ringan, dan lain lain.

Desain berbentuk Modern Minimalis

Bukan hanya arsitektur rumah saja yang bisa didesain minimalis modern. Sebuah interior pada home theater juga bisa menggunakan konsep tersebut. Teman teman bisa memperhatikan beberapa bagian yang ada digambar ini. Minimalis modern sangat kentara pada beberapa bagian, misalnya penggunaan warna coklat yang glossy ketika terkena cahaya lampu, penggunaan sofa berwarna gelap, dan beberapa hiasan dinding yang sengaja digambarkan lebih modern dengan perpaduan tata cahaya disampingnya.

Memilih furniture dan aksesoris pendukung

Kenyamanan juga harus diperhatikan ketika menikmati sebuah tayangan home theater. Ada beberapa faktor dalam hal ini, misalnya bentuk dan desain ruangan, tata cahaya, kualitas suara, dan juga furniture serta aksesoris pendukung ketika menikmati hiburan. Salah satu yang ga kalah penting adalah bagaimana menghadirkan suasana nyaman dengan sarana yang ada, misalnya jenis furniture yang digunakan. Umumnya, furniture untuk sebuah home theater adalah menggunakan sofa berukuran besar dan empuk. Pada tampilan contoh disini, penulis melihat, penggunaan sofa memang sangat diperhatikan, baik jumlah sofanya, ukurannya, dan tentu modelnya. Untuk beberapa lokasi, penggunaan sofa yang berbeda mungkin lebih ditujukan untuk memberikan kesan ekslusivitas pada pemiliknya. Selain furniture, bagian lantai dan dinding juga menjadi hal yang diperhatikan. Untuk lantainya sendiri misalnya, agar suara yang dihasilkan oleh sound audio tidak keluar ruangan, karpet menjadi salah satu pilihan, dan tentunya bagian dinding juga penting.

Demikian beberapa contoh desain interior untuk sebuah home theater. Tentunya, sebelum memutuskan untuk memilih salah satu desain yang kalian sukai, berkonsultasi dengan pakar desain interior penting dilakukan, khususnya untuk menentukan desain yang ingin dipilih, budget yang harus dikeluarkan, dan beberapa faktor yang berhubungan dengan rencana pembuatan sebuah home theater.

Sudah Baca yang Ini?

WhatsApp Chat Disini....